-->

Skripsi Membuat Stres, Nekat Saja yang Penting Lulus Masalah Nilai Belakangan


Setiap mahasiswa S1 angkatan akhir pasti akan mengalami proses sekripsi. Skripsi merupakan momok bagi kebanyakan mahasiswa karena tugas akhir ini dianggap mampu membuat mahasiswa stres. Tanpa perlu mencari contoh jauh, saya sendiri adalah mahasiswa yang stres akibat skripsi. Bahkan saya hampir putus asa dan frustasi karena skripsi yang tak kunjung di acc oleh dosen pembimbing. 

Sebenarnya permasalahan yang sering muncul saat skripsi itu hanya dua, pertama mahasiswa itu sendiri dan yang ke-dua adalah dosen pembimbing. Dalam proses skripsi, mahasiswa dituntut untuk berjuang agar bisa cepat kelar. Sementara itu terkadang dosen pembimbing sangat sibug atau mungkin sok sibug sehingga wakktu bimbingan tidak menentu kadang bisa 2 minggu sekali atau bahkan sebulan sekali baru bisa ketemu. Sebulan sekali memanglah sangat lama, namun hal itu sering terjadi entah karena dosen yang sibug atau dosen membuat mahasiswa menjadi malas karena tidak kunjung ketemu walau udah nunggu berjam-jam di kampus. 

Berikut ini adalah trik simple untuk mengatasi masalah skripsi yang sering terjadi pada mahasiswa.

1. Mahasiswa harus aktif

Sebagai mahasiswa yang membutuhkan bimbingan, sudah seharusnya kita aktif dan seolah-olah dikejar waktu. misalnya dengan selalu sms dosen pembimbing menanyakan kapan bisa bimbingan, aktif mengerjakan revisi yang diterima dan langsung mengumpulkannya agar segera dikoreksi karena tidak semua dosen pembimbing membimbing secara face to face, kadang harus ditinggal dulu selama seminggu, disitulah tugas kita untuk menanyakan terus apakah revisian kita sudah dikoreksi. .

2.  Nekat

Nekat disini adalah nekat mengejar target, tidak perlu takut kena marah dosen pembimbing karena kita nekat sms setiap hari ataupun nekat datang menemui dosen setiap hari. dengan demikian dosen malah akan menyadari bahwa kita ingin cepat lulus. 

Mungkin hanya Aktif dan Nekat itu yang bisa membuat skripsi kita cepat kelar, karena jika dosen sudah bosan membimbing kita pasti beliau akan acc buat ujian. itu yang saya alamin. modal nekat akhirnya d acc. karena yang kita tunggu dalam pengerjaan skripsi adalah ujian dan tenang saja, seburuk apapun skripsi anda 80 persen apabila anda telah menjalani proses bimbingan lebih dari 10 kali pertemuan, kemungkinan besar anda pasti lulus meskipun saat sidang harus menahan pilu dihajar habis-habisan oleh pertanyaan penguji. hehehe

Artikel Terkait